Wahai Saudariku Para Muslimah

Duhai saudariku muslimah –
Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya pada kalian –
ada hal-hal yang semestinya engkau waspadai :

I. TABARRUJ
Hati-hatilah, jangan berhias di depan selain mahram kalian.
Janganlah kecantikan yang Allah anugerahkan kepada kalian membuat kalian terpedaya.

Ingatlah Saudariku, wanita yang tabarruj berhak atas laknat Allah, sebagaimana sabda Nabi Saw :
“Laknatilah mereka (wanita yang bertabarruj), karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang terlaknat”. (HR Imam Ahmad dalam Musnad nomor 7083 dengan tahqiq Ahmad Syakir. Beliau mengatakan :”Sanad hadits ini shahih”)

Bahkan Beliau Saw telah bersabda :
“Dan wanita-wanita yang berpakaian namun (pada hakekatnya) telanjang adalah, mereka yang berlenggak-lenggok, kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk ke dalam surga, bahkan tidak akan dapat mencium harumnya surga, padahal wanginya sudah dapat tercium dari jarak sekian-sekian”. (Diriwayatkan Imam Muslim nomor 2128)

Satu bukti bahwa wanita itu tidak berharga di sisi mereka adalah ucapan salah seorang dari “serigala” tak bermoral”.
Ia menyatakan: ”Gelas (khamar) dan perempuan cantik lebih banyak menghancurkan umat Muhammad… daripada seribu senjata.
Maka tenggelamkanlah mereka dalam cinta dan syahwat”.

II. TELEPON
Berapa banyak sudah pemudi yang direnggut kesuciannya dan ditimpa kehancuran dalam kehidupannya? Bahkan sebagian di antara mereka bunuh diri. Semua itu tidak lain disebabkan oleh telepon.

Coba engkau simak kisah ini! Sungguh, di dalamnya tersimpan pelajaran berharga. Ada seorang gadis berkenalan dengan seorang pemuda melalui telepon, kemudian mereka menjalin hubungan akrab. Seiring berlalunya waktu tumbuhlah benih-benih asmara di antara mereka. Suatu hari “serigala” itu mengajaknya pergi. Tatkala ia berada di atas mobil, lelaki itu menghisap rokok.
Ternyata asap rokok itu membiusnya. Setelah sadar ia temukan dirinya berada di depan pintu rumahnya dalam keadaan telah dilecehkan kehormatannya. Ia mendapati dirinya mengandung anak hasil zina. Akhirnya gadis itu bunuh diri, karena ingin lari dari aib dan cela. Sungguh lelaki itu ibarat seekor serigala yang memangsa kambing betina. Setelah puas mengambil apa yang ia kehendaki, ia pergi dan meninggalkannya.

III. KHALWAT
Semestinya engkau jauhi khalwat ( berdua-duaan dengan selain mahram) karena khalwat adalah awal bencana yang akan menimpamu,
sebagaimana ucapan Nabi Saw :
“Tidaklah seorang lelaki berkhalwat (berduaan) dengan seorang perempuan kecuali yang ketiganya adalah syaitan”.
( Shahih Sunan At-Tirmidzi karya Syaikh Al Albani : 1187 dan dalam Silsilah Ash-Shahihah karya beliau juga nomor hadits 430 ).

IV. PERGAULAN YANG JELEK
Nabi Saw bersabda :
“Seseorang itu ada diatas agama temannya, maka hendaknya salah seorang dari kalian melihat siapa yang ia jadikan teman”
( Diriwayatkan Imam Ahmad dan Abu Dawud, lihatlah Silsilah Ash-Shahihah Imam Al-Albani nomor 927 ).

Semoga apa yang kita peroleh,
mendapat Keberkahan dan Rahmat dari Allah SWT..
Amiin..

Kitab : Ukhtil-Muslimah ihdzari adz-dzi’ab
Karya Salim Al Ajami –
oleh Ummu ‘Affan-nafisah binti Abu Salim

Tentang muhibbinrasulullahsaw

majelis dzikir
Pos ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s